Punya ART? Segini THR yang Ideal Kamu Berikan ke Dia

Tired young woman standing at kitchen room with cleaning products and equipment, Housework concept

Mempekerjakan asisten rumah tangga (ART) tentu akan membantu Anda meringankan pekerjaan rumah Anda, namun ingatlah bahwa kewajiban Anda bukan hanya sebatas membayar gaji saja, melainkan ada uang THR juga yang harus dibayar.

Tidak dipungkiri bahwa THR ke ART juga merupakan salah satu hal yang berkontribusi pada meningkatnya pengeluaran Anda di Bulan Ramadhan.

Bayangkan saja, di kala harga beberapa kebutuhan pokok naik, ada aktivitas buka puasa bersama yang cukup intensif, mudik, belanja pakaian, dan ada uang THR untuk ART.

Besar kemungkinan, gaji dan THR Anda tidak akan cukup untuk menanggung seluruh pengeluaran di bulan suci ini. Alhasil, kemungkinan besar Anda bisa saja berutang.

Bisa dibilang, ini adalah pengeluaran wajib yang harus Anda bayar jika Anda menghendaki ART betah bekerja di rumah Anda.

Menyisihkan uang setiap bulan di awal untuk mengumpulkan dana demi THR ART adalah strategi keuangan yang cukup baik. Namun tanpa rumus perhitungan yang baik, maka Anda bisa saja salah hitung dan hal ini berdampak pada keuangan Anda secara menyeluruh.

Rumus THR ART

Idealnya, seseorang karyawan menerima THR dari tempat kerja setara sekali gaji jika dirinya sudah bekerja di perusahaan. Konsep ini bisa Anda adopsi untuk memberikan THR ke ART yang bekerja dengan Anda.

Anggap saja, gaji ART Anda sebulan adalah Rp 2,5 juta, dan dia sudah bekerja bersama Anda selama enam bulan. Maka berapakah THR yang harus Anda bayarkan ke dia?

Mengingat ART Anda belum bekerja selama setahun, maka Anda bisa memberikan THR secara proporsional (pro-rata).

Berikut adalah rumus yang bisa Anda gunakan.

THR = 6 (bulan masa kerja ) /12 (bulan dalam setahun) x Rp 2,5 juta = Rp 1,25 juta

Perlukah bonus di luar THR?

Adapun tolok ukur ideal untuk menilai kelayakan ART mendapat bonus adalah dari kinerja kerjanya bersama Anda. Namun jangan sampai Anda abai dengan keuangan pribadi Anda karena hal yang satu ini.

Bagaimanapun juga, besaran THR maupun bonus harus disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Anda pun bisa menyepakati besaran THR atau bonus di awal masa kerjanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*